BENGKULUTERKINI.ID – Boraks, atau dikenal juga dengan nama natrium tetraborat, adalah bahan kimia yang sering digunakan dalam industri untuk keperluan pengawet, pembersih, dan pelarut.
Secara umum, boraks tidak diperuntukkan sebagai bahan tambahan makanan, karena jika dikonsumsi, bahan ini dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan.
Namun, di beberapa tempat, boraks masih sering disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk meningkatkan tekstur, memperpanjang masa simpan, dan membuat tampilan makanan lebih menarik.
Ini biasanya dilakukan pada produk seperti bakso, mi, kerupuk, dan kue-kue tradisional.
Penggunaan boraks dalam makanan tidak diperbolehkan karena dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti keracunan akut, gangguan pada sistem saraf, hingga risiko kanker jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui ciri-ciri makanan yang mengandung boraks agar bisa lebih waspada dan menghindari konsumsi makanan berbahaya tersebut.
Ciri-ciri Makanan yang Mengandung Boraks
1. Tekstur yang Terlalu Kenyal dan Elastis
Makanan yang mengandung boraks biasanya memiliki tekstur yang lebih kenyal, padat, dan elastis dibandingkan makanan serupa yang tidak menggunakan boraks.
Misalnya, bakso atau mi yang mengandung boraks cenderung lebih “memantul” ketika ditekan atau dipotong.
Hal ini disebabkan oleh sifat boraks yang mampu mengikat air dan protein, sehingga membuat makanan menjadi lebih kental dan kenyal. Pada kerupuk, boraks dapat memberikan tekstur yang lebih renyah dan tahan lama.
2. Permukaan yang Terlalu Halus
Beberapa makanan seperti tahu atau bakso yang mengandung boraks biasanya memiliki permukaan yang lebih halus dan mulus.
Ini disebabkan karena boraks membantu mengikat bahan baku dengan lebih baik, sehingga menghasilkan tekstur yang halus tanpa adanya pori-pori yang kasar.
3. Warna yang Lebih Cerah atau Tidak Alami
Makanan yang menggunakan boraks sering kali terlihat lebih cerah atau memiliki warna yang tidak alami dibandingkan makanan tanpa boraks.
Misalnya, mi atau lontong yang menggunakan boraks mungkin terlihat lebih kuning atau putih bersih. Pada beberapa jenis makanan kering seperti kerupuk, warnanya bisa terlihat terlalu putih dan mengkilap.
4. Tidak Mudah Hancur dan Lebih Elastis
Sifat boraks yang mengikat protein dan mengubah tekstur makanan membuat makanan yang mengandung boraks tidak mudah hancur, meskipun sudah dibiarkan dalam waktu lama.
Sebagai contoh, bakso yang mengandung boraks akan tetap padat dan tidak mudah remuk ketika ditekan. Demikian pula, kerupuk yang mengandung boraks akan terasa lebih keras dan elastis, sulit dipecah dengan tangan.
5. Aroma yang Tidak Biasa
Makanan yang mengandung boraks terkadang memiliki aroma yang kurang alami atau sedikit berbeda dibandingkan makanan sejenis yang tidak menggunakan boraks.
Aroma ini mungkin terkesan lebih tajam, kimiawi, atau tidak segar. Pada beberapa makanan, penggunaan boraks bahkan dapat menutupi aroma asli dari bahan dasar makanan tersebut.
6. Masa Simpan yang Lebih Lama dari Biasanya
Boraks berfungsi sebagai pengawet yang membuat makanan tidak mudah basi, busuk, atau berubah rasa.
Oleh karena itu, makanan yang mengandung boraks biasanya memiliki masa simpan yang jauh lebih lama dari makanan tanpa bahan tambahan tersebut.
Contohnya, tahu atau bakso tanpa boraks biasanya hanya bisa bertahan beberapa hari di suhu ruangan, sedangkan yang mengandung boraks bisa bertahan lebih dari seminggu tanpa perubahan tekstur atau bau.
7. Rasa yang Sedikit Pahit atau Tidak Alami
Boraks dapat memberikan rasa pahit yang sangat samar pada makanan, yang mungkin tidak selalu bisa terdeteksi.
Namun, jika makanan yang seharusnya memiliki rasa gurih atau manis tiba-tiba terasa ada sensasi pahit atau getir, ada kemungkinan makanan tersebut mengandung boraks.
8. Tidak Digemari oleh Serangga
Serangga seperti lalat dan semut cenderung tidak menyukai makanan yang mengandung boraks.
Jika Anda mendapati makanan yang biasanya menarik perhatian lalat atau semut, seperti bakso atau jajanan pasar, tetapi tidak dihinggapi serangga, ada kemungkinan makanan tersebut mengandung boraks.
Nah, itulah beberapa ciri makanan yang mengandung boraks. Jika Anda menemui makanan dengan ciri-ciri yang sudah dijelaskan di atas sebaiknya lebih waspada.











