BENGKULUTERKINI.ID – Nur Sabrina, balita berusia 1 tahun 8 bulan asal Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, menderita penyakit langka yang menyebabkan cacing gelang keluar dari hidung dan mulutnya. Ia dilarikan ke RSUD Tais pada Minggu, 14 September 2025, dan kini dirawat intensif di ruang ICU.
Direktur RSUD Tais, dr. Eva Debora Siahaan, menjelaskan bahwa gejala awal yang dialami Sabrina adalah demam tinggi, batuk berdahak, dan kegelisahan. Tim medis terus berupaya maksimal untuk mengeluarkan cacing dari tubuh pasien, yang menurut hasil rontgen, telah membentuk gumpalan besar di perutnya.
“Hasil rontgen, ada gumpalan di perut pasien yang diduga kumpulan cacing ini,” terang dr. Eva. Ia menambahkan, penyakit ini disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat, di mana telur cacing masuk ke dalam tubuh anak melalui tangan yang kotor setelah bermain di tanah.
Menanggapi kasus ini, Ketua DPRD Seluma, April Yones, meminta manajemen RSUD Tais untuk memberikan penanganan khusus kepada pasien. Ia khawatir kasus ini bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Manajemen RSUD Tais harus melakukan penanganan khusus terhadap pasien balita ini, jangan sampai ini menjadi kejadian buruk bagi Kabupaten Seluma,” katanya.











