BENGKULUTERKINI.ID – Dampak negatif dari pil KB muncul akibat perubahan hormonal dalam tubuh. Responsnya dapat bervariasi untuk setiap wanita, mulai dari tanpa gejala, ringan, hingga sangat parah yang bisa menyebabkan penghentian penggunaan pil KB dan beralih ke metode kontrasepsi lain.
Ada dua kategori pil KB, yaitu pil yang hanya mengandung progestin dan pil kombinasi yang mencakup estrogen dan progestin. Bila dikonsumsi setiap hari sesuai petunjuk, efektivitas pil KB dalam mencegah kehamilan cukup tinggi, sekitar 91%.
Pil kombinasi mencegah kehamilan dengan cara menghambat lepasnya sel telur dari indung telur (ovulasi) sehingga pembuahan tidak terjadi. Sementara, pil progestin bekerja dengan cara mengentalkan lendir serviks sehingga sperma tidak dapat mencapai sel telur.
Selain itu, pil progestin juga menipiskan dinding rahim sehingga sel telur yang sudah dibuahi sulit untuk menempel dan berkembang. Sebelum menentukan alat kontrasepsi ini, penting untuk memahami beberapa efek samping pil KB yang mungkin muncul.












