CURUP, BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menggelar aksi gotong royong massal dalam upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah bantaran Sungai Air Duku. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Kamis 16 Oktober 2025 hingga Sabtu 18 Oktober 2025, dan melibatkan unsur pemerintah daerah, masyarakat sekitar, serta personel TNI dari Kodim 0409/Rejang Lebong.
Lokasi kegiatan difokuskan di sejumlah titik rawan banjir di Kecamatan Curup dan Curup Utara, seperti Kelurahan Jalan Baru, Talang Benih, Dusun Curup, dan Desa Batu Dewa.
Bupati Rejang Lebong, HM Fikri, SE, MAP, yang turun langsung ke lokasi, mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil peninjauan lapangan pascabanjir beberapa waktu lalu.
“Kegiatan ini adalah aksi nyata dari hasil peninjauan kami bersama Wakil Bupati. Alhamdulillah, respon masyarakat sangat positif. Warga di sepanjang bantaran Sungai Air Duku ikut bergotong royong membersihkan sampah dan menormalisasi aliran sungai,” ujar Bupati Fikri.
Bupati Fikri menegaskan bahwa gotong royong ini baru langkah awal. Ke depan, Pemkab juga menyiapkan program penanganan jangka panjang untuk mencegah terulangnya banjir mendadak di kawasan tersebut.
Plt Asisten I Setdakab Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si., selaku koordinator kegiatan, menyebut gotong royong ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai, karena dapat menyebabkan pendangkalan dan memicu banjir.
Warga setempat, M Azhari, menyampaikan apresiasinya atas respon cepat Pemkab dan berharap ada upaya lanjutan seperti pembangunan bronjong agar air tidak lagi masuk ke permukiman.(ARI APRIKO)












