BENGKULUTERKINI.ID– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mukomuko menyiapkan Lomba Gotong Royong Antar Desa yang direncanakan digelar pada akhir tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit akibat lingkungan yang kurang terawat.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Mukomuko, Junaidi, SP, mengatakan lomba tersebut akan difokuskan pada kegiatan gotong royong membersihkan fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di desa.
“Kegiatan gotong royong nantinya dapat dilakukan di fasilitas umum seperti masjid, tempat pemakaman umum, lapangan, dan sarana publik lainnya yang membutuhkan perhatian bersama,” ujar Junaidi saat kegiatan verifikasi lapangan Lomba Desa di Desa Nelan Indah, Kecamatan Teramang Jaya.
Menurutnya, kebersihan lingkungan memiliki kaitan erat dengan kesehatan masyarakat. Karena itu, budaya gotong royong perlu terus ditumbuhkan agar lingkungan desa tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Ia menjelaskan, penilaian lomba akan dilakukan berdasarkan dokumentasi kegiatan yang dikirimkan masing-masing desa dalam bentuk foto dan video. Selain hasil pekerjaan, keterlibatan masyarakat juga menjadi salah satu indikator utama penilaian.
“Yang menjadi perhatian bukan hanya hasil akhir kegiatan, tetapi juga sejauh mana partisipasi masyarakat dalam pelaksanaannya. Kami ingin seluruh unsur desa ikut terlibat, mulai dari perangkat desa, BPD, Karang Taruna, tokoh masyarakat hingga warga,” katanya.
Meski penilaian dilakukan melalui dokumentasi digital, tim penilai tetap akan melakukan verifikasi lapangan jika diperlukan untuk memastikan kegiatan benar-benar dilaksanakan sesuai laporan yang disampaikan.
“Dokumentasi menjadi bahan penilaian awal, tetapi kami tetap membuka kemungkinan melakukan pengecekan langsung ke lapangan agar penilaian lebih objektif,” jelas Junaidi.
Sebagai bentuk apresiasi, Dinas PMD juga tengah mengkaji pemberian hadiah bagi desa yang berhasil menunjukkan semangat gotong royong terbaik. Hadiah yang disiapkan tidak berupa uang tunai, melainkan sarana pendukung kebersihan lingkungan.
“Kami sedang mempertimbangkan hadiah berupa alat kebersihan seperti mesin pemotong rumput dan perlengkapan pendukung lainnya yang dapat dimanfaatkan desa untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Mukomuko berharap budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa dapat terus terjaga, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
“Gotong royong merupakan kekuatan masyarakat desa yang harus terus dipertahankan. Dengan lingkungan yang bersih, risiko penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat juga akan semakin baik,” tutup Junaidi. (Endi)












