BENGKULUTERKINI.ID – Sisa dari limbah minyak atau yang lebih dikenal dengan minyak jelantah sering dianggap sebagai limbah dapur yang harus segera dibuang. Padahal, jika membuangnya sembarangan ke saluran air, minyak bekas gorengan ini dapat menyumbat pipa dan mencemari lingkungan.
Tak perlu khawatir dengan sedikit kreativitas, minyak jelantah bisa diolah menjadi produk berguna, salah satunya kerajinan lilin ramah lingkungan. Mengutip dari halaman halodoc, minyak jelantah tak hanya meningkatkan risiko obesitas, kanker, dan infeksi bakteri, tetapi juga penyakit degeneratif seperti Parkinson atau Alzheimer.
Ini karena kandungan senyawa organik aldehid yang bisa berubah menjadi senyawa karsinogen, zat pemicu kanker pada tubuh manusia. Pemanfaatan limbah menjadi lilin ramah lingkungan merupakan cara pemanfaatan yang sangat membantu terhadap pencemaran lingkungan.
Lilin merupakan kebutuhan sehari-hari yang digunakan saat listrik padam, sebagai dekorasi, atau bahkan untuk aromaterapi. Lilin berbahan dasar minyak jelantah memiliki beberapa keunggulan, ramah lingkungan karena dapat memanfaatkan limbah menjadi kerajinan, hemat biaya tidak perlu membeli bahan baku, serya bernilai ekonomi.
Proses Pembuatan Minyak Jelanta Menjadi Lilin
Adapun Proses pembuatan lilin dari minyak jelantah cukup sederhana dan bisa dilakukan di rumah:
1. Penyaringan Minyak Jelantah
Minyak bekas disaring menggunakan kain atau saringan halus untuk memisahkan kotoran sisa makanan.
2. Penghilangan Bau
Rebus minyak dengan sedikit arang aktif, kulit jeruk, atau daun pandan agar bau jelantah berkurang.
3. Pencampuran Bahan
Campurkan minyak dengan lilin parafin, stearin, atau lilin lebah agar hasilnya lebih padat.
4. Pemberian Warna dan Aroma (Opsional)
Tambahkan pewarna makanan atau esensial oil jika ingin lilin beraroma wangi.
5. Pencetakan
Siapkan wadah atau cetakan (gelas kecil, kaleng bekas, atau cetakan silikon). Masukkan sumbu di tengah lalu tuangkan campuran minyak.
6. Pendinginan
Biarkan hingga mengeras, dan lilin pun siap digunakan.
Mengolah minyak jelantah menjadi lilin adalah contoh nyata bagaimana limbah dapur bisa berubah menjadi produk bernilai. Selain mengurangi pencemaran, cara ini juga memberi peluang ekonomi kreatif. Dengan sedikit usaha, minyak bekas yang awalnya dianggap tidak berguna bisa menjadi sumber cahaya sekaligus solusi ramah lingkungan.(Sukma)












