BENGKULUTERKINI.ID– Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Selatan telah menyiapkan sebanyak 700 bibit pohon untuk mendukung program Hutan Santri di Pesantren Makrifatul Ilmi, Desa Gunung Ayu. Seluruh bibit telah didistribusikan dan siap ditanam, namun pelaksanaannya masih menunggu jadwal dari pihak pesantren.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan penghijauan sekaligus membangun kepedulian santri terhadap pelestarian lingkungan. Selain berfungsi memperluas ruang terbuka hijau, tanaman yang ditanam nantinya juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan pesantren.
Kepala Bidang Kehutanan DLHK Kabupaten Bengkulu Selatan, Yopi Apriani, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu konfirmasi waktu pelaksanaan penanaman dari Pesantren Makrifatul Ilmi.
“Untuk pelaksanaan penanaman saat ini kami masih menunggu konfirmasi dari Pesantren Makrifatul Ilmi. Bibitnya sudah kami distribusikan, sehingga tinggal menentukan waktu pelaksanaannya,” ujar Yopi.
Ia menjelaskan, 700 bibit yang disiapkan terdiri dari lima jenis tanaman, yakni pinang, petai, durian, alpukat, dan cemara. Jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki fungsi penghijauan sekaligus bernilai produktif.
Menurutnya, program Hutan Santri diharapkan mampu menambah luas ruang terbuka hijau di lingkungan pesantren sekaligus menjadi sarana edukasi bagi para santri untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam.
“Harapan kami, penanaman ini dapat memperbanyak ruang terbuka hijau di lingkungan pesantren. Selain menjadi peneduh dan menjaga kelestarian lingkungan, pohon-pohon ini juga nantinya dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi pihak pesantren,” tutup Yopi.
DLHK Bengkulu Selatan menargetkan program Hutan Santri dapat segera direalisasikan setelah jadwal penanaman ditetapkan. Dengan demikian, seluruh bibit yang telah disalurkan dapat segera ditanam, dirawat, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun pesantren.
(Renald)












