BENGKULUTERKINI.ID – Kabupaten Lebong mendapat kucuran dana sebesar Rp13,6 miliar dari Kementerian Pertanian RI. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan saluran irigasi melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Lebong, Hedi Parindo, dana tersebut akan dialokasikan untuk konstruksi irigasi sebesar Rp11,6 miliar dan pengolahan lahan sebesar Rp2 miliar. Anggaran ini akan disalurkan kepada 123 kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan perkumpulan petani pemakai air (P3A) di seluruh Lebong.
“Setelah irigasi selesai, nantinya bisa mengaliri 2.525 hektar sawah,” jelas Hedi.
Pembangunan irigasi ini diharapkan dapat mengatasi kendala kekurangan air yang selama ini dialami para petani. Dengan saluran irigasi yang lebih baik, petani bisa tanam dan panen padi lebih sering, tidak hanya dua kali setahun seperti yang biasa dilakukan dengan anggaran APBD.
“Dengan dibangun irigasi, nantinya petani tidak lagi kekurangan air yang selama ini menjadi kendala,” ucap Hedi.
Hedi menambahkan, pada 2024, Lebong menjadi penghasil gabah padi terbanyak di Bengkulu dengan total 59 ribu ton. Dengan adanya perbaikan irigasi ini, ia optimistis hasil panen padi akan terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.(Erick)












