BENGKULU, BENGKULUTERKINI.ID – Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor Wilayah Bengkulu menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (19/11). Acara yang digelar di Lapas Kelas IIA Bengkulu ini bertema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa.”
Acara tasyakuran HUT Kemenimipas yang pertama ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai wujud dukungan terhadap transformasi layanan keimigrasian dan pemasyarakatan. Peringatan hari jadi ini sekaligus menjadi sarana untuk mempererat koordinasi antarinstansi di Bengkulu.
Kepala Kanwil Ditjenpas Bengkulu, Haposan Silalahi, menekankan bahwa peringatan HUT Kemenimipas bukan sekadar agenda seremonial rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat langkah bersama. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang optimal dan akuntabel.
Ditjen Imigrasi Kanwil Bengkulu juga menekankan pentingnya percepatan berbagai program prioritas. Upaya ini merupakan komitmen meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat yang dilakukan paralel dengan penguatan fungsi pengawasan dan penegakan hukum.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu, Victor Manurung, menjelaskan percepatan tersebut dilakukan melalui 13 akselerasi yang telah ditetapkan Kemenimipas.
“Peringatan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi pengingat bahwa sinergi antarinstansi adalah kunci dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang makin humanis dan profesional,” ujar Kepala Kanwil Ditjenpas Bengkulu, Haposan Silalahi, dalam sambutannya.
Victor menambahkan, pihaknya berkomitmen mengoptimalkan pelayanan keimigrasian sekaligus memperkuat upaya pemberantasan pelanggaran seperti keimigrasian ilegal dan akroba (Aksi Kriminalitas Orang Asing).
Dengan tasyakuran ini, Ditjen Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan berharap transformasi layanan yang lebih terintegrasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat sistem keimigrasian dan pemasyarakatan di Indonesia.(ANGGI P)












