BENGKULUTERKINI – Fungsi wiper sangat penting untuk menjaga visibilitas pengemudi saat hujan atau saat kaca depan kotor. Wiper yang berfungsi dengan baik memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman. Namun, bagaimana jika wiper mobil tiba-tiba mati atau tidak berfungsi dengan normal?
Kerusakan wiper bisa menjadi masalah serius yang membahayakan keselamatan. Sebelum membawanya ke bengkel, ada baiknya Anda mencoba mendiagnosis dan memperbaikinya sendiri. Berikut adalah beberapa penyebab umum wiper mobil mati dan cara mengatasinya.
1. Karet Wiper Aus atau Keras
Masalah wiper yang tidak bekerja maksimal kadang tidak disebabkan oleh kerusakan mesin, melainkan hanya karena karetnya sudah aus. Setelah lama digunakan, karet wiper bisa mengeras dan tidak lagi elastis. Akibatnya, wiper tidak mampu menyeka air dengan bersih, bahkan bisa meninggalkan goresan pada kaca.
Cara Memperbaikinya:
Bersihkan karet wiper dengan cara sederhana. Siapkan kain bersih dan basahi dengan air sabun yang lembut. Gosokkan kain basah secara perlahan pada seluruh permukaan karet. Setelah itu, keringkan dengan lap bersih. Seharusnya, wiper akan berfungsi normal kembali. Jika tidak, itu tandanya karet wiper sudah terlalu aus dan harus diganti.
2. Wiper Bergerak Lambat
Wiper yang melambat biasanya disebabkan oleh sistem penggeraknya yang kotor atau berkarat. Kotoran yang menumpuk dapat menghambat kinerja engkol wiper dan mengganggu aliran listrik, sehingga gerakan wiper menjadi tidak optimal.
Cara Memperbaikinya:
Bersihkan semua bagian wiper, terutama pada engkol penggerak. Jika Anda menemukan bagian yang berkarat, semprotkan cairan anti-karat. Coba nyalakan wiper. Apabila gerakannya masih lambat, bisa jadi karatnya sudah terlalu parah. Pada kondisi ini, Anda mungkin perlu mengelas atau mengganti engkol dengan yang baru.
3. Motor Listrik Wiper Rusak
Jika wiper tidak bergerak sama sekali, kemungkinan besar masalahnya ada pada motor listrik. Motor ini berfungsi sebagai penggerak utama lengan wiper. Jika motor rusak, tentu saja wiper tidak akan bisa bergerak.
Cara Memperbaikinya:
- Pastikan mobil dalam keadaan mati dan kunci dicabut.
- Buka kap mesin dan temukan motor listrik wiper. Biasanya posisinya ada di bawah cowl panel, tepatnya di bawah kaca depan.
- Periksa kondisi kabel-kabelnya. Cek apakah ada kabel yang kendur atau putus.
- Jika ada yang kendur, kencangkan kembali.
- Coba nyalakan wiper. Jika sudah berfungsi, masalah selesai.
- Jika setelah dikencangkan wiper tetap tidak bergerak, bisa jadi gigi yang menghubungkan motor dengan lengan wiper sudah rusak. Untuk masalah ini, sebaiknya bawa mobil ke bengkel untuk penggantian komponen.
4. Sekring Wiper Rusak
Sekring berperan penting dalam mengalirkan listrik ke motor wiper. Jika sekring putus atau rusak, aliran listrik akan terhenti dan wiper tidak akan bekerja.
Cara Memperbaikinya:
- Matikan mesin mobil dan cabut kuncinya.
- Buka kotak sekring yang umumnya berada di dalam kap mesin.
- Cari sekring wiper, biasanya berlabel “Windshield Wiper” atau “Wiper”.
- Periksa kondisi sekring. Jika ada bagian yang hangus atau putus, berarti sekring perlu diganti.
- Pastikan Anda mengganti sekring dengan jenis dan rating yang sama persis.
- Setelah diganti, wiper seharusnya sudah bisa berfungsi normal.
5. Dinamo Wiper Rusak
Setelah mengecek motor dan sekring tapi wiper tetap bermasalah, kemungkinan penyebabnya adalah dinamo wiper yang rusak. Dinamo ini yang bertugas menggerakkan wiper secara berulang-ulang. Jika dinamo rusak, gerakan wiper akan melambat hingga akhirnya mati total.
Cara Memperbaikinya:
- Pastikan mesin mobil dalam keadaan mati dan kunci dicabut.
- Temukan dinamo wiper, biasanya posisinya berdekatan dengan motor listrik.
- Lepaskan semua kabel yang terhubung ke dinamo, lalu lepaskan dinamo dari tempatnya.
- Pasang dinamo wiper yang baru, pastikan mengikuti petunjuk dari produsen.
- Sambungkan kembali semua kabel pada tempatnya dan coba nyalakan wiper.
Jika Anda merasa kesulitan mengganti dinamo sendiri, disarankan untuk memanggil teknisi atau membawa mobil ke bengkel.