BENGKULUTERKINI.ID – Pasar Tradisional Modern (PTM) Bengkulu, yang diresmikan pada Januari 2006, kini hanya menyisakan kenangan kejayaan. Pasar yang dulu ramai pengunjung dan menjadi pusat perbelanjaan ini, kini berjuang mempertahankan eksistensinya.
Pada masanya, Pasar PTM begitu ramai pembeli, tak hanya dari Kota Bengkulu, tetapi juga dari daerah lain. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan maraknya belanja online, pola belanja masyarakat berubah drastis, menyebabkan pasar menjadi sepi.

Yati, salah satu pedagang, bercerita, ia tetap bertahan karena tempat ini sudah menjadi sumber penghidupannya. “Saya sudah berdagang sejak tahun 2011. Dulu, Pasar PTM sangat ramai oleh pembeli. Kalau sekarang, laris satu atau dua saja sudah syukur,” ujarnya.

Meskipun sepi, para pedagang tetap memiliki harapan. Salah satu pengunjung setia, Flora, mengungkapkan bahwa barang-barang di Pasar PTM berkualitas bagus. Ia juga memberikan saran agar para pedagang mengikuti tren zaman dan menyediakan barang-barang yang modern agar menarik minat pembeli muda.

Keberadaan Pasar PTM kini menjadi gambaran nyata bagaimana perubahan zaman memengaruhi ekonomi pedagang tradisional. Meskipun begitu, pasar ini tetap menjadi tumpuan harapan bagi para pedagang yang bergantung padanya.(Sukma Nazifah)