BENGKULUTERKINI.ID- Banyak orang merasa kehilangan arah ketika hidup penuh tekanan, keuangan seret, dan pikiran dipenuhi kegelisahan. Dalam kondisi seperti ini, kemana sebaiknya mencari ketenangan?
Ulama kharismatik, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, memberikan jawaban yang tak biasa.
Menurut Gus Baha, saat merasa benar-benar penat dan tak punya uang, cobalah untuk berkunjung ke kuburan atau makam.
Hal tersebut disampaikan Gus Baha dalam ceramah yang videonya diunggah oleh kanal Youtube @yophys3467.
“Kalau kamu lagi benar-benar gak punya duit, duit sak penat-penate urip terus merasa gak punya kenikmatan, datang saja ke kuburan,” ujar Gus Baha.
Menurut Gus Baha, di kuburan terdapat pelajaran besar tentang arti hidup. Semua orang yang telah meninggal memiliki satu keinginan kembali ke dunia untuk memperbaiki amal-amalnya.
“Yakinlah semua yang sedang mati keinginannya hanya satu, ingin kembali di dunia dan memperbaiki amal-amalnya,” kata Gus Baha.
Pesan ini mengingatkan betapa berharganya waktu yang masih dimiliki oleh orang-orang yang hidup.
Dunia yang sering dianggap penuh masalah justru menjadi sesuatu yang sangat diinginkan oleh mereka yang sudah tiada.
Bagi yang masih hidup, setiap detik adalah peluang untuk memperbanyak ibadah, menebus kesalahan, dan memperbaiki diri.
“Orang sudah mati itu cita-citanya satu: ‘Semoga kita kembali ke dunia.’ Untuk apa? Untuk membenahi semua kesalahan yang pernah dilakukan zaman di dunia,” ujar Gus Baha.
Karena itu, jika seseorang merasa hidupnya penuh beban, berkunjung ke kuburan bisa menjadi cara untuk merenung dan mendapatkan perspektif baru tentang kehidupan.
Mengunjungi kuburan bukan untuk larut dalam kesedihan, melainkan agar seseorang memahami bahwa selama masih hidup, kesempatan untuk berubah selalu ada.
“Ya Allah, Alhamdulillah, sekarang saya masih di dunia. Saya punya satu kesempatan yang diinginkan semua orang yang sudah mati di seluruh dunia,” tutur Gus Baha.
Namun, ironisnya, banyak orang yang masih hidup justru ingin mati karena merasa terlalu banyak masalah.
“Tapi malah, wong isih urip malah kepingin mati saking kakean kasus,” papar Gus Baha
Gus Baha menegaskan bahwa keinginan mengakhiri hidup adalah bentuk keputusasaan yang bertentangan dengan hakikat kehidupan. Selama masih hidup, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan.
Hidup adalah anugerah. Gunakan setiap momen dengan sebaik-baiknya sebelum waktu benar-benar habis.
Itulah penjelasan Gus Baha tentang tempat yang sebaiknya dikunjungi saat gelisah dan tak memiliki uang. Semoga bermanfaat.(*)