BENGKULUTERKINI.ID – Timnas voli putri Italia juara Kejuaraan Dunia Voli Putri 2025 berkat kemenangan penuh drama atas Turki. Kemenangan ini sekaligus mengubur impian Turki untuk menjadi juara pertama kalinya sejak turnamen ini digelar 1952 silam.
Hasil Final Kejuaraan Dunia Voli Putri 2025 antara Turki vs Italia di Bangkok, Thailand berkesudahan lewat skor 2-3, Minggu (7/9/2025) malam WIB.
Timnas voli putri Italia yang diperkuat Paola Egonu, Myriam Sylla, hingga Alessia Orro, mengawali pertandingan dengan sangat baik.
Kendati mendapatkan perlawanan sengit dari Melissa Vargas dkk. Italia sukses mengunci set pertama di angka 23-25.
Turki yang ingin meneruskan dongeng fantastis dengan ukiran sebuah gelar juara bersejarah, tampil istimewa di set kedua.
Skuad asuhan Daniele Santarelli, memenangkan gim kedua pada kedudukan 25-13.
Italia menunjukkan mentalitasnya sebagai kandidat kuat peraih gelar juara, dengan memenangkan set ketiga pada kedudukan 24-26 setelah melewati satu kali duece.
Turki sukses memaksakan pertandingan berlanjut ke set kelima setelah memenangkan gim keempat pada kedudukan 25-19.
Di set penentu, Turki sempat mengukir dua angka lebih dulu. Namun Italia yang melakukan kontra strategi dengan memasukkan Ekaterina Antropova menggantikan Paola Egonu, memberikan dampak instan dalam permainan.
Selain menguatkan serangan dari posisi opposite, Antrapova juga beberapa kali menciptakan monster block. Termasuk saat menghentikan spike hitter andalan Turki, Ebrar Karakurt.
Hasilnya, timnas voli putri Italia menutup gim kelima lewat skor 8-15 dengan selisih tujuh poin. Italia resmi menjadi juara Kejuaraan Dunia Voli Putri 2025.
Ini menjadi gelar juara kedua bagi Italia di FIVB Women’s World Championship.
Gelar juara pertama FIVB Women’s World Championship diraih Italia pada tahun 2014 kala menumbangkan Amerika Serikat 3-2 di Jerman.
Butuh 11 tahun bagi Italia untuk kembali mengulang pencapaian manisnya itu.
Adapun top skor pertandingan Turki vs Italia disabet Melissa Vargas.
Pevoli yang pernah bermain bagi timnas Kuba ini mengemas 33 poin, disusul Paola Egonu (22), Erda Erdem serta Myriam Sylla yang sama-sama mengumpulkan 19 angka.
Melissa Vargas begitu tampil sensasional di laga final kali ini.
Opposite kelahiran 16 Oktober 1999 ini mengemas empat servis ace dan satu block poin bagi Turki.
Kendati demikian, statistik menawan ini belum cukup untuk membawa timnas voli putri Turki mengukir sejarah sensasional.
Bagi tim besutan Daniele Santarelli, mencapai laga final Kejuaraan Dunia Voli Putri 2025 sudah menjadi sebuah sejarah bagi mereka.
Sebab, sejak FIVB Women’s World Championship digelar 1952, Turki baru kali pertama menembus final, yakni edisi 2025.
Menjadi ending yang klimaks bagi Turki sebenarnya jika mampu mengkonversikan partai final menjadi gelar juara FIVB Women’s World Championship. Tapi nasi sudah menjadi bubur, dongeng sensasional Turki terhenti di tangan Italia.
Sementara dari perebutan juara 3 Kejuaraan Dunia Voli Putri 2025, Brasil meraih medali perunggu setelah melakoni pertandingan sengit dalam lima set melawan Jepang.












