BENGKULUTERKINI.ID – Kegiatan Murokaz Al-Qur’an 30 Juz bertema “Ramadan Bahagia, Raih Takwa Bersama” resmi di buka oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang mewakili Gubernur Bengkulu, Kamis (19/02), di Masjid Raya Baitul Izzah.
Kegiatan tersebut di laksanakan selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB. Murokaz Al-Qur’an ini di fokuskan pada tilawah 30 juz dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dalam sambutannya, Khairil Anwar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut serta menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendukung program religius di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menginisiasi kegiatan ini. Murokaz Al-Qur’an ini sejalan dengan program religius yang di canangkan pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat,” ujar Khairil Anwar.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an.
“Kami mengajak masyarakat untuk selama tiga hari ini memfokuskan diri bersama Al-Qur’an. Semakin banyak kegiatan keagamaan yang kita bangun, insyãAllah daerah kita akan mendapatkan keberkahan dan di jauhkan dari berbagai musibah,” tambahnya.
Selain itu, Khairil Anwar menyampaikan terima kasih kepada para sponsor dan seluruh elemen masyarakat yang konsisten mendukung kegiatan keagamaan setiap tahun.
Sementara itu, panitia pelaksana menjelaskan bahwa Murokaz Al-Qur’an tidak hanya di peruntukkan bagi para hafiz dan hafizah, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin meningkatkan intensitas tilawah dan interaksi dengan Al-Qur’an selama Ramadan.
Melalui kegiatan ini, di harapkan semangat membaca dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh serta mampu mempererat ukhuwah Islamiah di Provinsi Bengkulu.
Dengan mengusung tema “Ramadan Bahagia, Raih Takwa Bersama”, Murokaz Al-Qur’an di harapkan menjadi momentum spiritual dalam membangun masyarakat Bengkulu yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. (Tri Yulianti)












