BENGKULUTERKINI.ID – Kamera analog merupakan kamera yang banyak digunakan pada zaman dulu, dimana belum adanya kamera digital seperti pada saat ini. Tetapi sekarang kamera ini muncul lagi dan banyak digemari oleh banyak kalangan pecinta fotografi.
Keunikan hasil foto, sensasi memutar roll film, dan proses manual yang penuh seni membuat kamera jenis ini tetap digemari meski era digital semakin maju. Namun, kamera analog membutuhkan perawatan khusus agar tetap berfungsi dengan baik dan menghasilkan foto yang maksimal.
Tanpa perawatan yang tepat, komponen seperti lensa, shutter, hingga mekanisme film bisa cepat rusak dan menurunkan kualitas gambar.
Cara Merawat Kamera Analog
Ada beberapa cara merawat kamera analog agar tetap awet dan tidak cepat rusak, berikut penjelasannya
Langkah pertama dalam merawat kamera analog adalah menjaga kebersihan seluruh bagian kamera, terutama lensa dan viewfinder. Menurut panduan perawatan kamera dari Kodak Film Photography (2022), debu dan kotoran yang menempel pada lensa dapat memengaruhi ketajaman foto dan berisiko menyebabkan jamur.
Membersihkan lensa sebaiknya dilakukan dengan kain mikrofiber yang lembut atau blower khusus agar permukaan kaca tidak tergores. Selain itu, kamera perlu disimpan di tempat yang kering dengan suhu stabil untuk mencegah tumbuhnya jamur pada lensa dan bodi kamera.
Perawatan juga mencakup penyimpanan film dan komponen mekanis. Berdasarkan rekomendasi dari Ilford Photo (2021), kamera analog sebaiknya disimpan di dalam dry box atau wadah kedap udara dengan silica gel untuk mengontrol kelembapan.
Kelembapan yang tinggi dapat merusak mekanisme shutter, menyebabkan karat pada logam, dan memengaruhi kualitas film. Jika dry box tidak tersedia, alternatifnya adalah menggunakan kotak plastik yang dilengkapi silica gel sebagai penyerap kelembapan.
Bagian mekanis seperti tuas penggulung film, shutter, dan cincin fokus juga perlu diperhatikan. Menurut Lomography Magazine (2020), kamera analog sebaiknya dijalankan secara berkala meskipun tidak sedang digunakan, misalnya dengan menekan tombol shutter atau memutar tuas penggulung film.
Selain itu, baterai yang digunakan untuk menggerakkan light meter atau fitur elektronik lainnya harus dilepas bila kamera tidak dipakai dalam jangka panjang. Saran ini juga ditegaskan oleh The Film Photography Project (2021) karena baterai yang dibiarkan terlalu lama berisiko bocor dan merusak rangkaian listrik di dalam kamera.
Merawat kamera analog memerlukan kesabaran dan ketelatenan, tetapi upaya tersebut sebanding dengan keindahan hasil foto yang dihasilkan.(Sukma)











