Banyak yang menganggap bahwa pasangannya melakukan hal ini karena terlalu cinta. Padahal, tidak ada cinta yang diwujudkan dengan cara mengendalikan Anda secara tidak sehat.
4. Sulit untuk berkembang
Dalam hubungan yang sehat, pasangan biasanya akan mendukung dan mendorong Anda untuk menunjukkan sisi terbaik dalam diri. Berbeda dengan hubungan yang toxic tanda-tanda yang muncul justru sebaliknya.
Perkembangan diri Anda dan keinginan untuk belajar justru dipandang sebagai ancaman. Sebagai contoh, ketika Anda mengutarakan keinginan untuk les masak pasangan justru meremehkan.
Pasangan mungkin mengatakan bahwa Anda tidak akan pernah bisa meski belajar bertahun-tahun. Padahal pasangan yang baik adalah yang menyemangati dan mendukung selama hal itu baik untuk Anda ke depannya.
5. Orangtua dan teman tidak menyetujui hubungan Anda
Orang-orang sekitar menjadi salah satu yang berperan jika Anda sedang menjalin hubungan asamara. Pasalnya, ketika seseorang dimabuk asmara sering kali logikanya tertutup oleh perasaan.
Perasaan yang begitu besar membuat seseorang selalu memaklumi semua kesalahan yang dilakukan pasangannya tanpa perlu diperbaiki. Ketika Anda tidak bisa melihat hal ini sebagai hal yang kurang sehat, orangtua dan teman terdekat biasanya mampu melihatnya.











