BENGKULUTERKINI.ID – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengambil langkah proaktif untuk memperkuat masa depan pariwisata daerah dengan membawa langsung isu pelestarian cagar budaya ke tingkat nasional. Upaya
Upaya tersebut dilakukan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI yang digelar Selasa lalu.
Dalam forum itu, Dedy menegaskan pentingnya perhatian serius pemerintah pusat terhadap situs-situs bersejarah di Bengkulu.
Ia menilai pertemuan tersebut sebagai momentum penting yang membuka peluang besar bagi program restorasi dan pengelolaan warisan budaya yang selama ini belum tergarap maksimal.
RDP tersebut juga terasa istimewa karena di hadiri dua anggota Komisi X yang memiliki keterikatan emosional dengan Bengkulu, yakni Dewi Coryati dan Puti Guntur Soekarno. Kehadiran Puti Guntur Soekarno, cucu Proklamator RI sekaligus putri Bengkulu, menambah nuansa historis dalam diskusi.
Dalam kesempatan itu, Puti menyampaikan kebanggaannya terhadap asal-usul keluarganya yang berakar di Bengkulu. Ia menyinggung garis keturunan Fatmawati Soekarno yang terhubung dengan Kesultanan Indra Pura di Mukomuko, mempertegas posisi Bengkulu dalam sejarah bangsa.
“Bengkulu bukan hanya catatan pengasingan tokoh nasional, tetapi juga tanah leluhur yang melahirkan dan membesarkan figur penting bangsa,” ujar Dedy saat di temui Rabu (4/2/26).










