BENGKULUTERKINI.ID – Perum BULOG Kantor Wilayah Bengkulu memaksimalkan penyerapan gabah dan beras petani pada Musim Tanam (MT) I tahun 2026. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis menjaga ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus menstabilkan harga gabah dan beras di tingkat petani maupun pasar.
Program serapan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektor bersama Dinas Pertanian, pemerintah kabupaten/kota, TNI, mitra penggilingan, hingga kelompok tani. Sinergi ini bertujuan memastikan hasil panen petani dapat terserap optimal sesuai ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Pemimpin Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, mengungkapkan bahwa pihaknya memperoleh target penyerapan sekitar 3.100 ton setara beras pada MT I tahun ini. Menurutnya, periode panen raya di awal tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat cadangan stok beras pemerintah.
“Sejauh ini penyerapan sudah berjalan di Kabupaten Lebong, Bengkulu Tengah, dan sebagian Bengkulu Selatan. Sementara untuk wilayah Bengkulu Utara dan Mukomuko diperkirakan memasuki masa panen pada pertengahan Maret,” jelas Dody.
Ia menambahkan, BULOG terus mempercepat proses pembelian baik secara langsung dari petani maupun melalui mitra penggilingan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga harga gabah tetap terjaga dan tidak merugikan saat produksi melimpah.












