BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu terus mempercepat proyek normalisasi dan perbaikan drainase di kawasan Pasar Panorama, tepatnya di Jalan Salak.
Langkah ini diambil sebagai upaya serius mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Fokus utama pengerjaan kali ini adalah mengembalikan fungsi saluran air yang selama ini tersumbat parah. Dari hasil tinjauan lapangan, tim menemukan banyak titik drainase yang telah beralih fungsi secara ilegal.
Sejumlah saluran tertutup permanen dan dimanfaatkan sebagai lapak pedagang kaki lima (PKL), sehingga menghambat aliran air.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menegaskan bahwa proses normalisasi mencakup pembongkaran penutup drainase yang tidak sesuai aturan.
Setelah dibuka, petugas langsung membersihkan tumpukan sampah plastik serta sedimentasi tanah yang mengendap dan mempersempit saluran.
“Normalisasi ini untuk mengembalikan fungsi drainase sebagaimana mestinya. Selama ini air tidak bisa mengalir karena saluran tertutup rapat oleh aktivitas PKL di atasnya. Dengan dibukanya kembali saluran ini, kita pastikan debit air hujan dapat tertampung dan dialirkan dengan lancar ke pembuangan akhir,” ujar Noprisman saat meninjau lokasi, Jumat (13/2/26).










