BENGKULUTERKINI.ID – Menyikapi fluktuasi harga bahan pangan menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Bengkulu memastikan akan menggelar operasi pasar murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Sejumlah komoditas strategis mulai mengalami kenaikan, terutama ayam potong yang kini berada di atas Rp40.000 per kilogram.
Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi membebani masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.
Staf Ahli Wali Kota Bengkulu Bidang Ekonomi, Dewi Dharma, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan harga secara intensif di sejumlah pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas warga.
“Kami melakukan pemantauan rutin di pasar-pasar utama. Kenaikan harga ayam memang terjadi dan ini juga dialami di berbagai daerah. Karena itu, Pemkot akan mengambil langkah cepat melalui operasi pasar,” ujar Dewi.
Ia menjelaskan, operasi pasar dilakukan sebagai tindak lanjut arahan dari direktorat jenderal kementerian terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
“Kami tidak hanya menggelar pasar murah, tetapi juga akan turun langsung ke distributor untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Jika distribusi lancar, harga bisa lebih terkendali,” tambahnya.












