BENGKULUTERKINI.ID – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melaksanakan kunjungan kerja ke Bengkulu pada Rabu (25/2). Kunjungan tersebut diawali dengan peninjauan sejumlah situs sejarah di Kota Bengkulu, di antaranya Rumah Kediaman Bung Karno dan Benteng Marlborough yang terletak di dekat kawasan Tapak Paderi.
Dalam kunjungannya ke Benteng Marlborough, Fadli Zon menilai situs peninggalan masa kolonial tersebut memiliki daya tarik wisata sejarah yang tinggi dan potensial menarik lebih banyak wisatawan.
“Saya kira masyarakat Indonesia perlu datang ke Bengkulu, terutama ke Benteng Marlborough, untuk melihat keindahan dan nilai sejarahnya, termasuk Rumah Kediaman Bung Karno yang memiliki nilai historis tinggi,” ujarnya.
Benteng Marlborough di Kota Bengkulu merupakan benteng pertahanan Inggris dari East India Company (EIC) terbesar kedua di Asia Tenggara. Benteng ini di bangun pada 1714–1719 di bawah pimpinan Gubernur Joseph Collett.
Berbentuk menyerupai kura-kura, benteng tersebut menjadi saksi bisu perjalanan kolonialisme di Bengkulu. Sepanjang sejarahnya, benteng ini pernah di serang oleh rakyat setempat dan pasukan Prancis, kemudian beralih kekuasaan ke Belanda pada 1825. Sejak 1977, benteng ini telah di pugar dan kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Bengkulu.












