BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mematangkan langkah strategis dalam menanggulangi persoalan banjir yang kerap mengancam permukiman warga saat musim penghujan.
Terbaru, Dinas PUPR melakukan koordinasi intensif dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu guna membahas rencana normalisasi di sejumlah titik krusial yang bersinggungan langsung dengan kawasan lindung.
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (25/02/2026) tersebut dihadiri Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bengkulu, Yosep Ferry Yorizal. Ia disambut oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKSDA, Zainal Asikin, serta Kepala Seksi KSDA Wilayah II, Mariska Tarantona.
Fokus utama pembahasan adalah permohonan izin teknis untuk melakukan normalisasi pada empat saluran air utama. Keempat saluran tersebut berada dalam cakupan kawasan Taman Wisata Alam Pantai Panjang dan Danau Dendam Tak Sudah, sehingga diperlukan sinergi dan persetujuan khusus agar pekerjaan infrastruktur tidak bertentangan dengan aturan konservasi.
Yosep menjelaskan, normalisasi mendesak dilakukan untuk mengembalikan fungsi tampung air yang selama ini mengalami pendangkalan maupun penyumbatan.












