BENGKULUTERKINI.ID – Pemerintah Kabupaten Mukomuko memastikan penyaluran zakat fitrah tahun ini harus benar-benar bersih dari kesalahan sasaran. Guna menjamin setiap rupiah dan liter beras dari masyarakat sampai ke tangan yang berhak (Mustahik), Pemkab Mukomuko melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyiapkan pembekalan intensif bagi seluruh petugas amil zakat di 15 kecamatan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengawal amanah umat agar pengelolaannya tidak hanya sekadar rutinitas, melainkan tepat secara syariat dan tepat secara administrasi.
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Mukomuko, Amri Kurniadi, S.Ag, menegaskan bahwa petugas amil adalah garda terdepan yang memegang amanah besar. Ia menyoroti bahwa pemahaman mendalam mengenai makna zakat adalah “harga mati” yang harus dimiliki setiap petugas lapangan sebelum masa pembayaran zakat fitrah mencapai puncaknya menjelang Idul Fitri.
”Zakat fitrah ini memiliki aturan main yang sangat jelas dalam ajaran Islam. Ada delapan golongan asnaf yang sudah ditentukan. Kami tidak ingin ada zakat yang ‘salah alamat’ karena petugas kurang paham klasifikasi penerima. Pembekalan ini memastikan petugas memiliki kacamata yang sama dalam melihat siapa yang benar-benar berhak,” tegas Amri Kurniadi, Jumat (6/3/2026).












