3. Batasi Background Data dan Izin Aplikasi
Kamu bisa membatasi akses WhatsApp ke data latar belakang dan mencabut izin aplikasinya. Ini artinya kamu tetap bisa membuka pesan begitu kamu membuka aplikasi, tapi tidak akan terus-menerus tergoda untuk memeriksa pesan karena notifikasi. Langkah ini membantu kamu mengontrol frekuensi penggunaan WhatsApp.
4. Hindari Cek WhatsApp Berlebihan
Detoksifikasi digital menjadi solusi lain untuk mengatasi WhatsApp anxiety. Martin Talks, seorang konsultan detoksifikasi digital, merekomendasikan agar kamu hanya membuka grup WhatsApp sekali sehari. Jangan biarkan memeriksa pesan menjadi aktivitas pertama saat bangun tidur atau terakhir sebelum tidur. Ini membantu menjaga keseimbangan antara waktu kerja dan istirahat.
WhatsApp anxiety bisa mengganggu produktivitas dan kesejahteraanmu. Dengan mengikuti beberapa tips di atas, kamu bisa mengatasi perasaan gelisah tersebut. Ingatlah bahwa kamu memiliki kendali atas penggunaan WhatsApp dan bisa menentukan kapan kamu ingin merespons pesan. Selalu prioritaskan keseimbangan antara pekerjaan dan waktu pribadi.












