BENGKULITERKINI.ID – Disaat Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi berupaya mempercantik dan memperbaiki penampilan wajah Kota Bengkulu dengan meluncurkan program gerakan sadar sampah, justru ada beberapa oknum yang sengaja merusak fasilitas yang disediakan.
Di mana program gerakan sadar sampah ini menyediakan sekitar 500 unit tong sampah yang tersebar di titik-titik strategis sepanjang kawasan Pantai Panjang. Namun sayang, bukannya dijaga malah dirusak dan dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Ketika menerima laporan dari masyarakat, melalui unggahannya di Instagram @dedycamkoha Walikota Bengkulu sangat menyesalkan prilaku oknum yang sengaja membakar kotak sampah.
Beliau menyampaikan sebelumnya untuk mengurangi sampah di kawasan Pantai Panjang pemerintah sudah memberikan fasilitas berupa tong sampah plastik, tong sampah drum bahan besi yang berakhir hilang dan terakhir tong sampah yang tidak ada nilai ekonomis justru dibakar oleh oknum yang tidak bertangung jawab.
“Ampun ampun! dibuekkan tong sampah plastik hilang, dikasih tong sampah drum dari bahan besi hilang, kito kasih yang dak ado nilai ekonomisnyo malah dibakar,” ujarnya.
Beliau juga memberikan pesan, jika tidak dapat membantu jangan pula menganggu orang-orang yang membantu membersihkan kota. Diharapkan juga bagi oknum yang membakar tong sampah tersebut insaf.
“Tolonglah woi woi, kalau dak pacak sekironyo bantu bersihkan kota, jangan ganggu orang yang bantu bersihkan. Tolong nian, ampun nian, tolong yo segalonyo siapo yang bakar ini tolong insaflah,” ujarnya dalam video.
Pelajaran bagi masyarakat Bengkulu, jangan merusak fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Karena upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam menjaga wajah kota adalah solusi keluhan dari masyarakat itu sendiri yang menuntut pemerintah untuk bekerja lebih keras.












