Hal ini juga seringkali mengakibatkan anak jadi kurang percaya diri dan kerap menarik diri dalam lingkungan. Namun, nggak perlu khawatir ya Bu, sebab pubertas dini anak perempuan tidak selalu mengakibatkan ia akan mengalami menopouse dini di kemudian hari. Semua ini tergantung dari faktor apa yang memengaruhi dan membuatnya mengalami pubertas dini, terutama terkait faktor gangguan hormonal.
Cara Mencegah Pubertas Dini
Hal utama yang perlu diperhatikan orang tua untuk mencegah pubertas dini pada anak adalah, wajib selalu memperhatikan tumbuh kembang anak setiap hari meliputi:
– Kontrol pertumbuhan anak setiap bulan ke dokter anak
– Memperhatikan tanda seks sekunder
– Jalin komunikasi yang efektif dengan anak. Supaya si kecil jadi sosok yang terbuka dengan orang tua dan tidak takut mengungkapkan perasaannya
– Menerapkan gaya hidup sehat
– Rutin melakukan aktivitas fisik agar tubuhnya tetap bugar
– Menjaga pola makan sehat.
Jangan Panik, Ketika Anak Sudah Mengalami Pubertas Dini
Nggak perlu panik ya, Bu! Menurut dokter Dinar, hal utama yang perlu Ibu lakukan ketika si kecil mulai mengalami tanda-tanda pubertas dini adalah, segera kontrol ke dokter spesialis anak umum atau subendokrinolgi anak. Tujuannya supaya dokter bisa mencari tahu apa penyebab anak mengalami pubertas dini.












