2. Memberikan pemahaman tentang pacaran
Kedua jika sudah menanyakan terkait apa itu pacaran, selanjutnya Anda bisa memberikan pemahaman tentang pacaran. Memberikan pemahaman yang sesuai dengan kematangan emosinya tentang apa itu hubungan romantis dan tanggung jawab apa yang akan diembannya saat mulai berkencan.
Jika anak sudah berkencan, cobalah berbicara dengan ramah padanya.
Ingatlah bahwa pada tahap ini yang terpenting adalah menjaga komunikasi dan keterbukaan.
Anda pasti ingin anak Anda bisa mempercayai orang tuanya dan siap memberi tahu mereka jika terjadi sesuatu.
3. Tetapkan batasan
Langkah penting yang tidak boleh dilewatkan adalah menetapkan batasan pada anak. Jika anak belum berpacaran berikan berikan pemahaman mengenai batasan dengan lawan jenis.
Namun, jika anak sudah mulai berpacaran, jelaskan batasan yang kamu harapkan dari anak SD yang berpacaran.
Misalnya, anak-anak tidak boleh bepergian sendirian bersama teman dekatnya tanpa pengawasan orang tua.
Tetapkan batasan, seperti tidak berbicara saat belajar atau setelah tidur.
Tentu saja batasan yang diberikan dapat disesuaikan dengan prinsip dan nilai yang Anda kembangkan dalam keluarga.
4. Minta anak Anda menunda pacaran
Mintalah anak Anda untuk menunda pacaran sampai ia cukup umur untuk melakukannya.












