Karena praktis untuk dibawa, banyak petani yang memilih Arem-arem sebagai makanan saat lapar saat bekerja di ladang tapi belum bisa pulang untuk makan siang.
Banyak orang masih bingung membedakan Arem-arem dan Lemper karena keduanya terlihat mirip. Namun, Lemper dan Arem-arem memiliki perbedaan yang nyata, terutama dalam bahan pembuatannya.
Arem-arem terbuat dari beras putih, sedangkan lemper menggunakan beras ketan. Perbedaan bahan yang digunakan tentunya menghasilkan rasa yang berbeda. Dari segi tampilan, Arem-arem tampak lebih besar dibandingkan dengan lemper.
Dulu, Arem-arem hanya terdiri dari nasi yang diisi sambal goreng, seperti sambal tempe, tahu, sayuran, dan hati ayam. Dahulu, Arem-arem hanya disajikan sebagai hidangan sederhana untuk sarapan.
Kini, Arem-arem telah hadir dalam beragam variasi isian yang enak dan sering disajikan dalam berbagai acara besar sebagai camilan.
Pada awalnya, Arem-arem adalah hidangan nasi dengan sambal goreng, sehingga sangat cocok dinikmati dengan berbagai gorengan. Jika Anda berkunjung ke Kebumen, biasanya Arem-arem dijual bersama berbagai macam makanan lainnya.
Itulah rangkuman singkat tentang Arem-arem, kuliner khas Kebumen, Jawa Tengah. Ketika Anda pergi ke pasar, Anda akan menemukan banyak penjual yang menawarkan Arem-arem.












