“Dengan pola apel seperti ini, kita melihat langsung laporan-laporan masyarakat. Masyarakat menyampaikan keadaan yang tidak baik, kita apel di situ, lalu kita perbaiki di situ,” tambahnya.
Sahat berharap melalui langkah ini, Kota Bengkulu ke depan bisa menjadi kota yang lebih nyaman, tertib, dan tenteram. Menurutnya, kenyamanan kota tidak hanya dirasakan oleh warga, tetapi juga oleh para tamu dan pengunjung yang datang.
“Kita ingin Kota Bengkulu menjadi kota yang tertib, bersih, indah, tanpa kemacetan, dan semuanya pada tempatnya. Jika kesan baik ini mereka bawa pulang ke daerah asalnya, maka itu menjadi cerita baik tentang Kota Bengkulu,” tutup Sahat. (Firman Triadinata)












