BENGKULUTERKINI.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem hingga akhir November 2025 .
Peringatan ini di keluarkan menyusul meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah provinsi beberapa waktu terakhir ini. BPBD Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa potensi bencana yang harus di waspadai mencakup banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di daerah yang memiliki kerentanan terhadap cuaca ekstrem.
Plt Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Kristian Hermansyah, mengungkapkan bahwa terdapat tujuh wilayah yang saat ini masuk dalam kategori siaga bencana hidrometeorologi. Wilayah tersebut meliputi Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur.
“Kami meminta masyarakat tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Daerah pegunungan dan pesisir memiliki risiko lebih tinggi terhadap banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” ujar Kristian.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan intensitas sedang hingga tinggi masih berpeluang terjadi dengan curah hujan lebih dari 50 mm per hari di wilayah Kota Bengkulu.












