BENGKULUTERKINI.ID – Menghadapi potensi lonjakan wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata pantai di Kota Bengkulu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengantisipasi terjadinya insiden yang membahayakan pengunjung.
Tim TRC ini akan bertugas melakukan pemantauan serta penanganan cepat apabila terdapat wisatawan yang berada dalam kondisi berbahaya, termasuk wisatawan yang nekat mandi di kawasan pantai yang sebenarnya tidak diperuntukkan untuk berenang.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengatakan pihaknya telah menyiapkan puluhan personel TRC lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung untuk memastikan keselamatan masyarakat maupun wisatawan.
Menurutnya, personel yang disiagakan berjumlah sekitar 30 orang dan akan bertugas secara bergantian selama 24 jam.
“Satgas BPBD atau TRC berjumlah kurang lebih 30 orang, itu lengkap dengan sarpras, peralatan dan sebagainya. Personel ini stand by 24 jam apabila dibutuhkan,” ujar I Made Ardana, Jumat 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sistem piket dilakukan secara bergantian setiap hari. Setiap regu bertugas selama 24 jam sebelum digantikan oleh regu berikutnya, sehingga kesiapsiagaan petugas tetap terjaga setiap saat.












