Ia menjelaskan, Gedung Pusdalops tersebut dilengkapi berbagai sarana pendukung, mulai dari monitor pemantauan, sistem audio, hingga peralatan yang berkaitan langsung dengan kebencanaan. Selain itu, sistem informasi di Pusdalops juga telah terintegrasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta BNPB.
“Informasi kebencanaan dari BMKG dan BNPB bisa kami akses secara langsung dan real time melalui ruang Pusdalops ini. Ini sangat membantu dalam mempercepat pengambilan keputusan saat terjadi bencana,” jelasnya.
Tidak hanya berfungsi sebagai pusat kendali, Gedung Pusdalops BPBD Kota Bengkulu juga menjadi ruang koordinasi dan sinkronisasi program penanggulangan bencana, baik antarorganisasi perangkat daerah, pemerintah provinsi, maupun instansi terkait lainnya.












