BENGKULUTERKINI.ID – Balai Wilayah Sungai Sumatera VII menegaskan bahwa proyek pembangunan pengendali banjir Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2025 telah berjalan sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.
Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar bersama sejumlah wartawan dari media nasional dan lokal, di antaranya Detik, Kompas, Satujuang, RBTV, Radar Bengkulu, BE Disways, Tribun Bengkulu, GoEsNews, hingga Khazanah News.
Dalam pemaparannya, pihak BWS menjelaskan bahwa pekerjaan utama pengendalian banjir secara umum telah rampung per akhir Januari 2026 dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).
Adapun lingkup pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi peningkatan tanggul eksisting, pembangunan rumah pompa, pemasangan pintu air elektrik, normalisasi drainase utama, hingga pengoperasian pompa banjir.
“Pekerjaan utama sudah selesai per akhir Januari 2026. Saat ini penyedia jasa hanya melakukan perapian area kerja seperti pembersihan sisa galian, penimbunan saluran sementara, pengecatan bangunan, serta restorasi bangunan di sekitar rumah pompa yang terdampak alat berat,” jelas perwakilan BWS.
Selain itu, dilakukan pemasangan dua shelter pada cross drain untuk melindungi pintu air yang berada di luar bangunan rumah pompa. Setelah seluruh pekerjaan rampung, proyek ini akan memasuki masa pemeliharaan selama 360 hari. Pada periode tersebut, penyedia jasa tetap bertanggung jawab penuh terhadap kualitas dan fungsi hasil pekerjaan.












