Kendati demikian, FFI telah mengajukan kepada FIFA agar pertandingan ini tetap mendapatkan perhitungan poin. Dan itu telah disetujui.
“Sebenarnya (pertandingan) ini tidak masuk ke dalam FIFA Matchday yang resmi, tapi kami sudah ajukan kepada FIFA supaya ini juga dihitung dapat poin,” kata Michael Victor kepada awak media usai acara Puncak Peringatan 97 Tahun Sumpah Pemuda 2025 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
“Jadi sudah ada persetujuan dari FIFA untuk pertandingan ini. Dipastikan ada poinnya,” jelas dia. Gelar Pertandingan Tertutup Lebih lanjut, Michael Victor juga menyatakan bahwa pertandingan ini sejatinya diadakan dua kali.












