“Hal lain yang tak kalah penting adalah Anda harus memperbanyak minum air putih, air mineral, atau air yang dicampur madu. Salah satu asupan mineral yang saya gunakan saat Ramadhan adalah air yang dicampur madu dan garam. Ini juga sangat efektif dalam menambah nutrisi atau meningkatkan ASI,” jelas dr. Zaidul Akbar.
4. Makanan dengan Gizi yang Seimbang
Pola makan ibu menyusui saat menjalankan puasa Ramadhan sebaiknya tetap sederhana tetapi tetap memperhatikan keseimbangan gizi.
Setiap porsi makanan sebaiknya mengandung karbohidrat dan protein demi menjaga energi dan mendukung produksi ASI yang optimal.
“Karbohidrat tidak harus dari nasi. Anda bisa menggunakan jagung atau sorgum, atau tepung beras. Bahkan, tiwul pun dapat dijadikan sumber karbohidrat dan serat. Jangan lupa untuk menyertakan sayuran. Lalu, tambahkan juga sumber protein. Itu sudah cukup,” terang dr. Zaidul Akbar.
5. Mengonsumsi Minuman Herbal
Selain itu, dr Zaidul Akbar merekomendasikan agar perempuan yang menyusui mengonsumsi teh herbal atau minuman yang terbuat dari rempah-rempah. Salah satu contohnya adalah minuman berbahan jahe dan kunyit, yang dikenal memiliki khasiat untuk mendukung kelancaran produksi ASI.
Itulah penjelasan dari dr Zaidul Akbar mengenai jenis makanan yang dianjurkan untuk ibu menyusui sebagai peningkat ASI saat menjalani puasa Ramadhan.












