• Camkohatv.id
  • Bekentv.id
  • Rbmedia.id
Bengkulu Terkini
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bengkulu Terkini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga & Otomotif
  • Lifestyle
  • Teknologi
  • Headline
  • Bengkulu Terkini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga & Otomotif
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Bengkulu Terkini
No Result
View All Result
Home Headline

Gara-Gara Sosok Ini, Warga Indonesia Doyan Makan Gorengan

Tidak hanya disukai oleh berbagai kalangan, gorengan juga memiliki nilai sejarah yang kaya dan menarik untuk ditelusuri.

Fitri Nugroho by Fitri Nugroho
Januari 20, 2026
in Headline, Lifestyle
Gara-Gara Sosok Ini, Warga Indonesia Doyan Makan Gorengan

BENGKULUTERKINI.ID  – Gorengan adalah salah satu jenis makanan yang paling populer di Indonesia, dikenal sebagai camilan yang praktis, murah, dan mudah ditemukan di berbagai penjuru negeri.

RELATED POSTS

Wajah Lebih Tirus dan Garis Rahang Tegas? Coba 4 Gerakan Simpel ala Kreator China Ini!

Prakiraan Cuaca Kota Bengkulu Rabu, 21 Januari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Merata

5 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Aktivitas Sehari-hari

Hampir setiap sudut jalan, pasar tradisional, hingga restoran menyediakan aneka jenis gorengan yang telah menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia. Tidak hanya disukai oleh berbagai kalangan, gorengan juga memiliki nilai sejarah yang kaya dan menarik untuk ditelusuri.

Sejarah mencatat bahwa teknik masak menggoreng terbilang baru. Bukti awal tradisi menggoreng pertama kali terdeteksi di Mesir. Blake Lingle dalam Fries! (2016) menyebut orang Mesir sudah menggoreng makanan sejak tahun 2500 Sebelum Masehi. Dari Mesir, tradisi ini kemudian berkembang di Eropa dan China.

Di dua wilayah itu, catat Christopher Cumo dalam Food that Changed History (2015), menggoreng lambat laun menjadi tradisi yang tak bisa dilepaskan. Penduduk China dan Eropa mengembangkan berbagai macam teknik menggoreng, mulai dari deep frying sampai stir frying. Teknik-teknik tersebut membuat cita rasa makanan berbeda satu sama lain.

Karena penduduk di dua wilayah itu sering melakukan migrasi ke penjuru dunia, praktis kebudayaan menggoreng makanan ikut tersebar. Di Amerika, misalnya, sebelum orang Eropa datang, penduduknya tidak mengenal teknik menggoreng. Saat orang Eropa datang barulah mereka melakukannya.

Ini terjadi juga di Indonesia. Teknik menggoreng semakin masif sejak orang China dan Eropa datang pada abad ke-16. Mereka datang ke Indonesia tidak hanya secara fisik, tetapi juga membawa budaya, salah satunya teknik menggoreng.

Faktor lain yang menyuburkan budaya gorengan di Indonesia

Seiring waktu, budaya menggoreng dikenal hingga ke akar rumput. Penyebabnya karena dua hal. Pertama, munculnya minyak kelapa sebagai bahan baku pada abad ke-19 yang memudahkan proses penggorengan. Kedua, diperkenalkannya mentega sebagai bahan menggoreng oleh bangsa Eropa, khususnya Belanda.

Fadly Rahman dalam Jejak rasa Nusantara: Sejarah Makanan Indonesia (2016) menyebut bahwa mentega menjadi andalan untuk menggoreng di Hindia Belanda pada abad ke-20. Pada kurun waktu tersebutlah muncul merek mentega ternama, yakni Blue Band.

Dari sinilah muncul variasi makanan dari hasil menggoreng, yang kini disebut sebagai gorengan, seperti pisang goreng dan tempe goreng. Namun, hadirnya gorengan bukan berarti bisa dinikmati tiap saat oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebab, mentega dan minyak kelapa sulit dijangkau karena harganya mahal.

Barulah saat memasuki era Orde Baru terjadi perubahan. Kebijakan Presiden Soeharto yang memperbolehkan pembangunan industri sawit membuat minyak goreng merajalela di pasangan. Dengan harga lebih murah, praktis minyak kelapa mulai tergantikan oleh minyak goreng sawit.

Sejak 1970-an, ada dua pemain besar di industri minyak goreng. Mereka adalah Liem Sioe Liong atau Sudono Salim dan Eka Tjipta Widjaja. Eka Tjipta Widjaja menghasilkan minyak merek Filma dan Kunci Mas. Lalu Salim memproduksi minyak merek Bimoli.

Khusus nama yang terakhir dia tidak hanya produksi Bimoli, tetapi juga kunci pembuatan gorengan lain, yakni tepung terigu merek Bogasari pada 1970. Menurut Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Group (2016), hadirnya merek Bogasari membuat masyarakat Indonesia mudah menjangkau tepung. Tepung jadi lebih murah dan membuat penduduk terbiasa mengkonsumsi makanan olahan tepung salah satunya gorengan.

Kedua bahan baku kunci pembuatan gorengan itu kemudian jadi bisnis penting di Indonesia sepanjang kepemimpinan Presiden Soeharto. Dukungan penguasa yang kuat membuat bisnis Salim dan Eka Tjipta mendominasi pasar. Akibatnya, orang Indonesia makin terbiasa dengan gorengan, atau olahan lain dari tepung terigu yang digoreng.

Buy JNews

Lantas, terjadilah perubahan menu konsumsi masyarakat sejak 1990-an. Gorengan kemudian menjadi sesuatu yang tak bisa dilepaskan dari menu makanan harian masyarakat. Dari pagi, siang, dan malam, pasti mengonsumsi gorengan. Di pinggir jalan ada tukang gorengan. Saat momen-momen tertentu, seperti buka puasa saat bulan Ramadan, masyarakat jadi makan gorengan.

Jadi, Soeharto, Salim, dan Eka Tjipta secara tidak langsung adalah sosok yang mengajari rakyat Indonesia membiasakan diri menikmati gorengan di tiap momen, termasuk buka puasa

Tags: asal usul gorengangorenggorenganGorengan indonesiaJajanan khas indonesiakenapa orang indo suka gorengsejarah gorengan
ShareSendTweet
Fitri Nugroho

Fitri Nugroho

Related Posts

Wajah Lebih Tirus dan Garis Rahang Tegas? Coba 4 Gerakan Simpel ala Kreator China Ini!
Headline

Wajah Lebih Tirus dan Garis Rahang Tegas? Coba 4 Gerakan Simpel ala Kreator China Ini!

Januari 21, 2026
Prakiraan Cuaca Kota Bengkulu Rabu, 21 Januari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Merata
Bengkulu Terkini

Prakiraan Cuaca Kota Bengkulu Rabu, 21 Januari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Merata

Januari 21, 2026
5 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Aktivitas Sehari-hari
Headline

5 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Aktivitas Sehari-hari

Januari 20, 2026
7 Pilihan Herbal Alami untuk Membantu Meredakan Asam Lambung
Headline

7 Pilihan Herbal Alami untuk Membantu Meredakan Asam Lambung

Januari 20, 2026
7 Kesalahan Merawat Rambut yang Membuat Rambut Lama Panjang
Headline

7 Kesalahan Merawat Rambut yang Membuat Rambut Lama Panjang

Januari 20, 2026
Jadwal Penerbangan Langsung Bengkulu-Jakarta Tersedia Setiap Hari
Bengkulu Terkini

Jadwal Penerbangan Langsung Bengkulu-Jakarta Tersedia Setiap Hari

Januari 19, 2026
Next Post
Kerugian Negara Rp37 Miliar, Jaksa Tuntut 10 Terdakwa Korupsi Sekretariat DPRD Kepahiang

RKPD 2027 Fokuskan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Infrastruktur, dan Pengembangan UMKM di Bumi Merah Putih

Empat Tersangka Kasus Dugaan Kredit Bermasalah Bank Bengkulu Resmi Dilimpahkan ke Jaksa

Empat Tersangka Kasus Dugaan Kredit Bermasalah Bank Bengkulu Resmi Dilimpahkan ke Jaksa

Recommended Stories

Mengenal Cita Kue Sawut Jajanan Tradisional Khas Bengkulu

Mengenal Cita Kue Sawut Jajanan Tradisional Khas Bengkulu

Januari 9, 2026
Arsenal Incar Striker Real Sociedad Takefusa Kubo di Bursa Transfer Musim Dingin 2025

Arsenal Incar Striker Real Sociedad Takefusa Kubo di Bursa Transfer Musim Dingin 2025

September 24, 2025
Tiga Calon Rektor UNIB Siap Bertarung, Mahasiswa Soroti Transparansi dan Perbaikan Fasilitas

Tiga Calon Rektor UNIB Siap Bertarung, Mahasiswa Soroti Transparansi dan Perbaikan Fasilitas

September 11, 2025

Popular Stories

  • Hasil Uji Kompetensi Belum Diumumkan, DPRD Bengkulu Selatan Minta Penempatan Pejabat Sesuai Aturan

    Hasil Uji Kompetensi Belum Diumumkan, DPRD Bengkulu Selatan Minta Penempatan Pejabat Sesuai Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Benteng Tangkap Karyawan SPBU, Gelapkan Uang Penjualan BBM Rp 638 Juta Lebih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bengkulu Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Labkesda, Kerugian Negara Rp916 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tidak Isi DRH, 10 PPPK Paruh Waktu Bengkulu Selatan Resmi Mengundurkan Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Benarkah Gaji DPR Naik Jadi 3 Juta Perhari? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Bengkulu Terkini

Bengkuluterkini.id Melengkapi informasi langsung kegenggaman anda. Selalu mengutamakan informasi bermanfaat dan menarik.

Pos-pos Terbaru

  • Sidang Perdana Korupsi Penerimaan THL Perumda Tirta Hidayah, Jaksa Ungkap Kerugian Negara Rp5,5 Miliar
  • Belasan Terdakwa Korupsi Proyek Puskeswan Kaur Jalani Sidang Perdana, Tak Ajukan Eksepsi
  • Mantan Kacab Bank Bengkulu Megamall Didakwa Korupsi Kredit Fiktif, Tak Ajukan Eksepsi

Kategori

  • Bengkulu Terkini
  • Economy
  • Ekonomi & Bisnis
  • Fiksi
  • Headline
  • Health
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga & Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Resep Masakan
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025 bengkuluterkini.id - Digital Media Grup.

No Result
View All Result
  • Headline
  • Bengkulu Terkini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga & Otomotif
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2025 bengkuluterkini.id - Digital Media Grup.