Yudi menjelaskan, secara kelembagaan keputusan tersebut telah disampaikan secara resmi kepada DPRD Provinsi Bengkulu. Menurutnya, pergantian ini dilakukan murni sebagai bentuk penyegaran organisasi demi meningkatkan kinerja fraksi di lembaga legislatif.
“Ini merupakan hasil evaluasi internal partai. Setelah dilakukan rapat harian terbatas, kami memandang perlu adanya penyegaran agar fraksi dapat bekerja lebih optimal,” katanya.
Lebih lanjut, Yudi menyebutkan bahwa evaluasi tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi juga menyasar Fraksi Golkar di DPRD kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Tim evaluasi bahkan diturunkan langsung untuk menilai kinerja dan soliditas fraksi.












