Keberadaan Gulai Kemba’ang saat lebaran juga menjadi simbol rasa syukur dan penghormatan kepada tamu yang berkunjung. Sajian ini biasanya dimasak dalam jumlah besar dan dinikmati bersama-sama, mencerminkan nilai gotong royong serta kehangatan hubungan sosial masyarakat Bengkulu.
Hingga kini, Gulai Kemba’ang masih mudah ditemukan di Bengkulu, terutama di wilayah Mukomuko. Hidangan ini tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan kuliner daerah yang mencerminkan identitas dan kekayaan budaya lokal. Melalui Gulai Kemba’ang, masyarakat Bengkulu tidak hanya menjaga cita rasa tradisional, tetapi juga melestarikan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.












