Budi (45), pedagang ayam lain di Panorama, juga mengungkapkan bahwa harga lebih murah karena kedekatan lokasi pasar dengan pemasok.
“Kalau di Panorama ini kan dekat sama jalur distribusi dari kandang, jadi ongkos angkut lebih ringan. Makanya harga bisa ditekan, beda sama di pasar lain yang lebih jauh,” katanya.
Sementara itu, masyarakat menyambut baik harga lebih murah di Pasar Panorama. Tuti (34), pembeli ayam, mengatakan dirinya lebih memilih belanja di Panorama.
“Kalau di sini bisa lebih hemat. Selisih seribu atau dua ribu per kilo lumayan juga kalau beli banyak untuk keluarga,” ujarnya.
Perbedaan harga ini membuat sebagian warga lebih selektif dalam memilih pasar untuk berbelanja. Meski demikian, baik di Pasar Minggu maupun Pasar Panorama, ayam potong tetap menjadi salah satu kebutuhan utama yang paling banyak dicari masyarakat setiap harinya.












