Lanjutnya, sidak yang di lakukan dan di dampingi Kepala KPw Bank Indonesia, TPID, dan Asisten II Setda Provinsi Bengkulu ini merupakan bentuk kehadiran dan peran aktif pemerintah dalam memastikan harga bahan pokok tetap stabil di pasaran selama momentum Nataru.
” Sudah menjadi keharusan bagi pemerintah melakukan inspeksi dan observasi untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil di pasaran,” sambung Mian.
Dari hasil sidak, Wakil Gubernur Mian menemukan bahwa kenaikan harga bahan pokok ini di pengaruhi oleh faktor cuaca, namun masih dalam batas wajar dan tidak mengalami lonjakan signifikan di bandingkan dua pekan sebelumnya.












