3. Meningkatkan Asam Lambung
Minum teh setelah makan dapat merangsang produksi asam lambung berlebih dalam perut, yang bisa berkontribusi pada masalah saluran pencernaan seperti gastritis dan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Meskipun studi belum sepenuhnya mengkonfirmasi hubungan ini, lebih baik untuk tetap waspada terhadap risiko ini.
4. Waktu yang Tepat untuk Minum Teh
Tentu saja, bukan berarti kamu harus sepenuhnya menghindari minum teh setelah makan. Waktu yang tepat untuk minum teh adalah sekitar setengah jam hingga dua jam setelah makan. Jika memungkinkan, pilihlah teh hijau, karena kandungannya telah terbukti dapat membantu pencernaan tanpa mengganggu penyerapan makanan.
5. Pilihan Minuman Lain yang Sehat
Selain teh, kamu dapat memilih minuman lain yang lebih sehat untuk menemani makanmu. Air putih adalah pilihan terbaik karena membantu dalam pencernaan dan menjaga hidrasi tubuh. Jus buah juga baik, terutama yang mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
Minum teh setelah makan memang memiliki beberapa risiko potensial bagi kesehatanmu. Menghindari minuman ini setelah makan dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi dan pencernaan tubuhmu. Tetap prioritaskan pola makan yang seimbang dan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatanmu secara optimal.












