Berikut beberapa metode aman dan alami untuk meminimalisir bau badan akibat hyperhidrosis:
a. Gunakan Baking Soda
- Baking soda membantu menyerap keringat dan menetralkan bau.
- Cara: Taburkan sedikit baking soda di ketiak atau campurkan dengan air untuk dijadikan pasta tipis sebelum mandi.
b. Minyak Esensial
- Beberapa minyak esensial memiliki sifat antibakteri dan aroma menyegarkan. Contohnya tea tree, lavender, peppermint, atau eucalyptus.
- Cara: Campurkan 2–3 tetes dengan minyak kelapa, lalu oleskan tipis di area yang berkeringat.
c. Cuka Apel
- Cuka apel bersifat antibakteri dan dapat menyeimbangkan pH kulit.
- Cara: Campurkan 1 bagian cuka apel dengan 2 bagian air, lalu gunakan kapas untuk mengusapkan ke ketiak.
d. Pakaian Bernapas
- Pilih pakaian berbahan katun atau linen yang menyerap keringat dan memungkinkan sirkulasi udara.
- Hindari pakaian sintetis yang menahan kelembapan, karena memicu bau lebih cepat.
e. Perawatan Kaki
- Selain itu, kamu bisa merendam kaki dengan air hangat dan garam atau teh hitam untuk mengurangi kelembapan dan bau.
- Selanjutnya, ganti kaus kaki setiap hari dan pilih sepatu yang memungkinkan sirkulasi udara agar kaki tetap segar.
3. Kebiasaan Sehari-hari untuk Mencegah Bau Badan
- Pertama, mandi secara rutin dengan sabun antibakteri.
- Setelah itu, pastikan mengeringkan area tubuh yang sering berkeringat untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau.
- Konsumsi makanan rendah garam dan pedas, karena makanan tertentu bisa meningkatkan produksi keringat.
- Minum cukup air agar tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi konsentrasi keringat yang berbau.
Mengontrol bau badan pada penderita hyperhidrosis bisa dilakukan dengan aman menggunakan bahan alami dan kebiasaan sehat. Dari baking soda hingga minyak esensial, metode ini membantu menjaga kulit tetap segar tanpa efek samping kimia.












