Turut hadir mendampingi, Staf Ahli Wali Kota Dewi Dharma, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Alex Periansyah, Kepala Bagian Ekonomi Dadi, perwakilan Kejaksaan Negeri, Sekretaris Dinas Kominfo, serta perwakilan Bappeda dan Dinas Pertanian Kota Bengkulu.
Dalam rakor tersebut terungkap adanya lonjakan harga cabai merah dan cabai rawit di beberapa daerah, bahkan di sejumlah wilayah kenaikannya mencapai lebih dari 200 persen. Namun, kondisi tersebut tidak terjadi di Kota Bengkulu.
Asisten II Sehmi menjelaskan, hingga saat ini harga bapok di Kota Bengkulu masih tergolong stabil. Untuk komoditas cabai merah, harga berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram dan di nilai masih dalam batas wajar.












