“Untuk lonjakan harga memang terjadi di beberapa daerah, terutama cabai rawit dan cabai merah. Kalau yang lain masih stabil. Untuk harga cabai merah di Kota Bengkulu Rp60 ribu per kilogram, tapi itu masih stabil,” ujar Sehmi di dampingi Plt Kadis Disperdagrin Alex Periansyah, usai mengikuti rakor.
Sehmi menambahkan, stabilnya harga bapok di Kota Bengkulu tidak terlepas dari langkah antisipatif Pemkot Bengkulu melalui pelaksanaan bazar pasar murah di seluruh kecamatan yang di gelar pada 10 hingga 18 Desember 2025.
“Kita sudah melakukan pasar murah dari tanggal 10 sampai 18 kemarin, sehingga untuk bapok lainnya seperti minyak goreng dan beras, Alhamdulillah masih terkendali,” pungkasnya.












