“Daun kelor itu dia punya minyak atau lemak yang sama dengan minyak atau lemak yang ada pada minyak zaitun dia punya hampir 20 jenis asam amino,” papar dr Zaidul Akbar.
dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa untuk menjaga kandungan nutrisi daun kelor, tanaman herbal ini harus diproses dengan tepat.
Salah satu cara penggunaannya adalah dengan terapi balur. Daun kelor dapat diolah melalui proses fermentasi agar nutrisinya tetap terjaga dan memberikan manfaat maksimal.
“Caranya ambil daun kelor kemudian taru dalam wadah 1 liter air yang sudah dikasih ragi. Lalu biarkan selama 12 jam dalam suhu kamar biasa. Kemudian diremas, dan dipotong-potong. Lalu dimasukkan ke wadah tertutup dan hindari terkena sinar matahari sehingga proses fermentasi sempurna,” terang dr Zaidul Akbar.
Seperti yang telah disebutkan, daun kelor yang telah difermentasi memiliki berbagai manfaat dan dapat digunakan sebagai obat untuk berbagai kondisi.
Salah satunya adalah untuk penderita kanker, dengan cara membalurkan daun kelor pada tubuh.
Asam amino dalam daun kelor dapat mengikat racun dalam tubuh. Selain itu, daun kelor juga dapat membantu mengatasi masalah pencernaan pada perempuan dan memberikan manfaat bagi anak-anak autis.












