BENGKULUTERKINI.ID – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meluncurkan inisiatif baru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bengkulu dengan menggagas ujian serentak bagi seluruh siswa SD dan SMP. Gagasan ini muncul sebagai respons atas “kelesuan” mutu pendidikan setelah dihapusnya Ujian Nasional (UN) yang digantikan dengan Ujian Sekolah (US).
Menurut Dedy, sistem baru ini telah menurunkan standar dan menghilangkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, ujian serentak yang ia canangkan hadir sebagai terobosan untuk menumbuhkan kembali daya saing pelajar dan semangat sekolah.
“Kota Bengkulu ingin menjadi bandul inovasi pendidikan secara nasional. Sistem ujian serentak dua tahap ini bisa menjadi contoh dan pilot project bagi pusat untuk mendesain ulang standarisasi pendidikan,” ujar Dedy, Jumat (11/9/2025).
Ujian serentak ini akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama akan diikuti oleh sekitar 500 siswa SD dan SMP pada 15 September 2025. Tahap kedua akan digelar pada 30 September 2025, khusus untuk tiga siswa terbaik dari setiap sekolah.
Meskipun hadiah berupa laptop disiapkan untuk siswa dengan nilai tertinggi, Dedy menegaskan bahwa hadiah bukanlah inti dari kebijakan ini. Tujuan utamanya adalah membangkitkan semangat kompetisi dan memacu sekolah untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar.












