“Masyarakat dan perangkat desa sudah beberapa kali gotong royong melakukan pembersihan, tapi sampah kembali muncul. Yang membuang itu pengguna jalan yang sering lewat, bukan warga kami,” tegas Wiro.
Wiro berharap Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui dinas terkait segera mengambil langkah konkret. Perbaikan jalan dinilai sebagai satu-satunya solusi permanen untuk mengembalikan fungsi jalan sebagai sarana transportasi, sekaligus menghentikan praktik pembuangan sampah ilegal di badan jalan.
“Kami sangat berharap pemerintah memperhatikan akses ini. Perbaikan segera sangat penting untuk kelancaran ekonomi dan menjaga kebersihan lingkungan kami,” tambahnya.(Renald)












