BENGKULUTERKINI.ID – Terkadang bagi ibu yang pertama kali mengalami kehamilan akan sukit untuk mengetahui keadaan janin di dalam perut.
Hal ini tentunya dapat menimbulkan rasa khawatir yang berlebih dan bisa mempengaruhi perkembangan janin.
Untuk menghilangkan rasa khawatir yang berlebih, sebagai seorang ibu, saya juga mulai mencari tahu apa saja ciri janin sehat saat hamil pertama kali.
Saat kontrol dan bertemu dengan dokter kandungan, dr. Ety Kurniati Sp.OG, ia menjelaskan sebenarnya ada beberapa ciri janin sehat yang perlu diketahui oleh Bunda, lho.
Salah satunya adalah perkembangan janin yang bisa tumbuh sesuai dengan usia kehamilan. Kondisi ini bisa diketahui jika melakukan pemeriksaan secara berkala dengan melakukan USG.
Apakah ciri janin sehat hanya itu? Tentu saja tidak.
Apa Ciri-Ciri Janin Sehat?
Ada beberapa ciri janin sehat yang perlu diketahui, berikut diantaranya:
1. Janin Aktif
Saah satu tanda janin yang sehat adalah, pergerakan janin aktif.
Memang aktifnya janin akan terasa seiring dengan usia kandungan. Semakin bertambahnya usia, janin bisa merespons suara dari luar rahim dengan tendangan halus.
2. Pertumbuhan Janin dapat Diukur
Pertumbuhan janin dari hari ke minggu kemudian sampai masuk usia kehamilan beberapa bulan tentu saja akan terus bertambah.
Pada janin yang sudah memasuki usia 5 bulan, biasa berukuran sekitar 25 cm, dan pertumbuhan ini tentu saja akan bertambah dari hari ke hari.
3. Detak Jantung Janin Jelas
Bagaimana dengan detak jantungnya?
Salah satu ciri janin sehat adalah detak jantung bayi yang berdetak kencang.
Perlu diketahui bahwa jantung bayi mulai berdetak sekitar minggu kelima kehamilan. Oleh karena itulah jika Bunda perlu waspada jika detak jantung bayi terdengar sangat lemah.
4. Posisi Janin Berubah
Ya, salah satu ciri janin sehat adalah posisi janin bisa berubah saat menjelang hari kelahiran.
Dari posisi awalnya, janin akan berputar dan akan menuju arah jalur lahir.
5. Morning Sickness
Mengalami rasa mual menjadi salah satu hal yang wajar saat hamil. Timbulnya rasa mual ini diperkirakan akibat adanya perubahan hormon di tiga bulan pertama (trimester awal) kehamilan.
Meskipun tidak nyaman, tapi sebenarnya tidak perlu khawatir berlebihan karena morning sickness bisa menjadi tanda bahwa pertumbuhan janin semakin berkembang.












