Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi, termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di seluruh kabupaten/kota.
Salah satu fokus utama adalah penguatan early warning system, pemantauan cuaca, serta kesiapsiagaan dalam mengambil tindakan cepat jika terjadi kondisi darurat.
“Forkopimda diminta solid, memperkuat pengamatan dini, dan segera melakukan langkah-langkah cepat bila terjadi hal yang tidak diinginkan. Kita berharap apa yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak merembet ke daerah lain. Semuanya harus kita antisipasi,” jelasnya.












