Partisipasi aktif seluruh jajaran Kejati Bengkulu menunjukkan keseriusan institusi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan regulasi, sekaligus memperkuat integritas aparatur dalam menjalankan kewenangan penuntutan. Dengan pemahaman yang utuh mengenai mekanisme *Plea Bargain*, diharapkan para jaksa mampu menerapkannya secara tepat, proporsional, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi serta membangun komitmen kolektif di antara para jaksa se-Indonesia dalam mengawal implementasi kebijakan hukum pidana yang baru. Sinergi antara fungsi penuntutan dan fungsi pengawasan dinilai menjadi kunci dalam menjaga marwah institusi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan.
Melalui Bincang Pagi Bersama PERSAJA, Kejati Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan integritas seluruh jajaran dalam menjalankan tugas penegakan hukum, sejalan dengan semangat reformasi hukum nasional.










